Menjilat Ludah Sendiri

Mei 27, 2008

BBM akhirnya tetap naik, meski presiden harus menjilat ludahnya sendiri. Kasihan negeri ini, punya pemimpin yang demikian tidak punya harga diri. Orang hanya dihargai melalui perkataan yang keluar dari mulutnya. Tetapi inilah yang terjadi dengan presiden kita, kata-katanya kepada rakyat tidak dipegang dengan keteguhan, kata-kata itu tidak ia dekap dengan segala daya upaya, dengan segala keberanian untuk menanggung resikonya. Kata-kata itu justru diingkarinya. Ketika kata-kata itu kembaliĀ  diputar di media, barisan menteriĀ  terpercaya sibuk membelanya, dengan kata-kata janggal yang memalukan. Hanya sampai disinikah martabat pemimpin kita. Masalah BBM sesungguhnya adalah ujian sampai sejauh mana pemerintahan ini bekerja keras mengatasi persoalan rakyat. Menaikkan harga BBM tentu langkah yang paling mudah, yang bisa ditempuh oleh siapapun yang menjadi menteri atau menjadi presiden. Tapi ini langkah yang sama sekali tidak cerdas. Ini langkah yang ditempuh oleh para pemalas.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.