Sebuah Janji
April 19, 2008
Ke depan nak akan lebih baik
hidup akan makin mudah
bapak akan kerja
dan kau akan sekolah lagi
sabarlah
sekarang memang susah
kini belum lagi giliran kita untuk hidup sejahtera
banyak pemimpin kita yang lebih butuh biaya
para menteri perlu tabungan milyaran
para anggota dewan pun ingin hal yang sama
meski kadang dengan cara nakal
sabarlah nak biarkan mereka puaskan dahaga
kita kan biasa sengsara
nasibmu biarlah mengalir
Suatu saat nanti
janji itu akan hadir
kelak